Breaking News

Pages

Senin, 23 Februari 2015

Defense Of The Ancient (Dota 2)



DotA 2 adalah sebuah game multiplayer online yang di develop oleh  Valve Corporation dan merupakan versi Stand Alone dari Defense of the Ancient mod pada Warcraft 3 : Reign of Chaos dan Warcraft 3 : The Frozen Throne. DotA 2 resmi diumumkan pada tanggal 13 Oktober 2010, pada saat itu orang yang dapat bermain DotA 2 terbatas, hanya orang-orang tertentu yang mendapatkan hak khusus dari pihak Developer dan Distributor. DotA 2 pun tidak seperti game online lainnya yang bermode Click and Play, DotA 2 memerlukan program lain untuk menjadi patchernya, yaitu Steam.

Tujuan dari DotA 2 adalah menghancurkan ancient lawan yang dilindungi oleh pemain lainnya. Disini pemain akan memilih 1 dari 98 heroes yang ada. Setiap hero memiliki kemampuan dan kekuatan yang berbeda, hal inilah yang membuat DotA 2 menegangkan. Sebagai game real-time strategi, pemain dituntut untuk dapat memutuskan tindakan secepatnya jika tidak ingin mati atau kalah.

Gameplay




Gameplay dari DotA 2 merupakan kombinasi dari real-time strategy dengan top-down perspective dan juga sistem level dan equipment diadaptasi dari sistem role playing game. Permainan dibagi menjadi dua tim, The Radiant dan The Dire. Setiap tim memiliki hero masing-masing, dengan kekuatan masing-masing, tapi pemain bisa menentukan mode game yang ingin dimainkan sehingga pemain tim The Radiant bisa menggunakan hero tim The Dire, dan sebaliknya.

Pemain dituntut untuk cepat menentukan tindakan yang akan dilakukan disaat terdesak, jika tidak pemain tersebut akan mati dan akan memberikan keuntungan kepada hero yang membunuhnya. Semakin banyak membunuh, pemain semakin kaya, dan sebaliknya, semakin banyak dibunuh, pemain akan kekurangan gold sehingga tidak dapat mengupgrade itemnya sendiri.




DotA 2 adalah permainan team, bukan permainan solo, sebab jika mau solo jangan bermain DotA, pergilah bermain catur. Sebab, percuma saja jika hanya satu hero yang memiliki equip yang layak tapi hero yang lain tidak, pasti timnya akan kalah. Permainan ini mengajarkan kita bahwa kita tidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan orang lain, terutama bantuan dari teman kita.
System Requirement
Dota 2 Minimum System Requirements:
    * OS: Windows® 7 / Vista / Vista64 / XP
    * Processor: Pentium 4 3.0GHz
    * Memory: 1 GB for XP / 2GB for Vista
    * Graphics: DirectX 9 compatible video card with 128 MB, Shader model 2.0. ATI X800, NVidia 6600 or better
    * Hard Drive: At least 2.5 GB of free space
    * Sound: DirectX 9.0c compatible sound card
Dota 2 Recommended System Requirements:
    * OS: Windows® 7 / Vista / Vista64 / XP
    * Processor: Intel core 2 duo 2.4GHz
    * Memory: 1 GB for XP / 2GB for Vista
    * Graphics: DirectX 9 compatible video card with Shader model 3.0. NVidia 7600, ATI X1600 or better
    * Hard Drive: At least 2.5 GB of free space
    * Sound: DirectX 9.0c compatible sound card

Bila anda tertarik memainkannya, anda dapat langsung mendownload melalui Steam dibawah ini.


Saya hanya dapat mereview sedikit dari game ini, jika pembaca penasaran seperti apa gamenya, silakan bermain sendiri atau lihat videonya di youtube. Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga bermanfaat bagi kita semua.
Read more ...

Rabu, 01 Oktober 2014

AMD APU A10-7800, A8-7600 & A6-7400K (Maen Game Tanpa Nambah Beli VGA)

Seperti yang kita tahu, ngerakit PC itu tidak semudah membalik telapak tangan. Soalnya banyak banget pertimbangan yang harus dipikirin untuk bisa mendapatkan sebuah PC ideal.

Selain dari spek, budget juga menjadi pertimbangan penting. Kenapa? Ya iyalah gan secara spek bagus biasanya butuh harga yang ga sedikit juga, maka itulah agan-agan harus pinter-pinter puter otak, supaya gimana bisa dapet spek PC berkualitas tapi kantong ga ampe jebol. Kecuali kalo agan anak SBY, terserah dah mau ngabisin duit berapa aja buat spek PC yang wah!

Omong-omong soal komponen, komponen paling utama yang harus dipenuhi pada sebuah PC adalah prosesor alias otaknya komputer itu sendiri. Nah, ane ada rekomendasi prosesor mantap nih dari AMD!



AMD APU Seri-A “Kaveri”

AMD kabarnya mengeluarkan kembali APU Seri-A Kaveri lanjutan, dimana diantaranya adalah APU A10-7800, A8-7600 & A6-7400K. Pada APU Seri-A Kaveri kali ini prosesor mempunyai keunggulan lebih hemat daya dibanding dengan pendahulunya. Hal ini dikarenakan adanya fitur unggulan berupa CTDP (Configurable Thermal Design Power), yakni fitur dimana agan bisa menyesuaikan nilai TDP prosesor sesuai kebutuhan. Untuk ketiga seri di atas agan-agan bisa menurunkan batas TDP hingga menjadi 45 Watt (Optimized).

Sebagai catatan, TDP adalah satuan untuk mengukur panas yang dihasilkan oleh sebuah prosessor. Jika jumlah panas yang dihasilkan APU bisa dibuat makin minim berarti penggunaan daya juga makin kecil dan lebih efisien.

Kenapa ane rekomendasiin APU AMD dibanding prosesor biasa?

Kalo agan mau tau APU merupakan CPU+GPU yang tergabung jadi satu chip dimana agan ga usah beli VGA lagi karena udah ada GPU (Graphical Processing Unit) dalam prosesor. Maka itulah sebelumnya ane bilang kenapa prosesor APU ini bisa jadi alternatif buat agan-agan yang pengen ngerakit PC tapi dengan harga terjangkau, soalnya agan tinggal beli prosesor APU udah sekaligus dapet dua: CPU+GPU. Mantap kan???

Selain itu APU (Accelerated Processing Unit) Seri-A versi “Kaveri” dari AMD ini diklaim sebagai “AMD’S MOST ADVANCED APU EVER” (APU AMD PALING TERCANGGIH) dimana merupakan APU pertama di dunia yang menggunakan arsitektur HSA (Heterogeneous System Architecture). Arsitektur HSA sendiri merupakan arsitektur komputasi cerdas yang memungkinkan CPU dan GPU bekerja bersamaan untuk mempercepat pengerjaan komputasi.




Dengan Arsitektur HSA Mampu Membuat CPU dan GPU bekerja bersama-sama menjadi satu kesatuan Compute Core Pada PC

Bagaimana Spek Dari Masing-Masing APU?


Semua prosesor AMD APU Seri A-Kaveri ini telah menggunakan soket FM2+. Pada tingkatan pertama, ada A10-7800 yang merupakan APU yang mirip dari segi spek dengan pendahulunya A10-7850K. Hanya saja seri A10-7800 memiliki harga yang lebih terjangkau. Perbedaan mencolok dari keduanya A10-7800 dan A10-7850K adalah pada tingkat TDP nya dimana A10-7850K memiliki TDP 95 Watt, sedangkan untuk A10-7800 sudah turun menjadi 65 Watt. Bahkan kelebihan dari seri A10-7800 ini adalah pengguna bisa memilih TDPnya antara 65 Watt dan 45 Watt (Optimized TDP) berkat adanya fitur CTDP.


Gambar Perbandingan Kinerja Antara APU A10-7800 yang belum diturunkan TDPnya(65W) dengan yang sudah diturunkan (45W).

Kelebihan APU seperti telah dijelaskan sebelumnya adalah memiliki core tidak hanya dari CPU tapi juga dari GPU dimana bisa meningkatkan kerja prosesor menjadi lebih cepat dalam mengeksekusi aplikasi. Pada A10-7800 sendiri, sudah memiliki hingga 12 Compute Core (4 CPU + 8 GPU) dengan kecepatan 3,5 GHz yang bisa dimaksimalkan hingga 3,9 GHz berkat teknologi TurboCore. Selain itu prosesor ini juga udah support memory DDR3-2133. Untuk peningkatan performa agan bisa padukan dengan VGA diskrit seperti AMD Radeon R7 265 yang akan menghasilkan kinerja PC yang lebih maksimal.

Pada seri A8-7600 disediakan juga fitur CTDP dimana agan bisa mengoptimalisasi TDP agan hingga 45 Watt untuk menghemat penyerapan daya. Namun, dibandingkan dengan A10-7800, APU ini hanya memiliki 10 Compute Core (4 CPU + 6 GPU). Tapi jangan khawatir karena APU ini memiliki kecepatan yang tetap kompetitif yakni 3,1 GHz yang bisa dimaksimalkan menjadi 3,8 GHz. Sangat cocok dipadukan dengan AMD Radeon R7 260 untuk meningkatkan performa.

Untuk APU A6-7400K sama-sama bisa dioptimalkan TDPnya sampai 45 Watt namun memiliki harga yang paling murah dibanding dua APU sebelumnya sehingga sangat terjangkau. Jumlah Compute Core memang paling sedikit jika dibandingkan dengan 2 APU sebelumnya, dimana hanya terdiri dari 6 Compute Core (2 CPU + 4 GPU). Namun APU A6-7400K ini sudah memiliki unlocked multiplier sehingga memungkinkan untuk melakukan overclock untuk mendapatkan tambahan kinerja. Tanpa tambahan grafis diskrit APU ini sudah bisa menjalankan aplikasi gaming dengan cukup baik.

Hasil Benchmark Dengan Prosesor Setingkat

Dari pengujian di atas bisa terlihat kalau AMD APU A10, A8 dan A6 terbukti lebih unggul dalam hal performa dibanding dengan prosesor lain yang setingkat. Selain itu kamu bisa lihat jumlah rate frame per second yang lebih tinggi dibanding prosesor lain saat memainkan game-game berat Battlefield 4, Sniper Elite 3 Dan Guacamelee! Hal ini membuktikan bahwa APU AMD mempunyai kinerja pemrosesan yang lebih cepat.

Masih Banyak Keunggulan Lainnya!

Terdapat keunggulan lain yang musti agan tau dari APU Kaveri ini dimana sudah disupport oleh arsitektur GCN (Graphic Core Next) yang memungkinkan agan untuk bisa menikmati fasilitas-fasilitas seperti API Mantle yang dapat meningkatkan performa PC saat menjalankan game-game bergrafis canggih. Mantle terbukti meningkatkan performa gaming secara signifikan dibandingkan prosesor yang tidak menggunakan teknologi Mantle.


Perbandingan Kinerja APU yang didukung Mantle dan yang Tidak Didukung Mantle

Selain itu agan juga udah bisa nikmatin teknologi TrueAudio yang bikin kualitas suara game jadi lebih baik walau tanpa menggunakan tambahan soundcard.

Dapatkan Game Gratisnya!

Seperti biasa, AMD biasanya suka menyertakan promosi menarik yang pasti bakal bikin agan semua happy. Yak! Apalagi kalo bukan game sodara-sodara. Dengan membeli APU AMD A Series A10-7850K, A10-7800, A10-7700K, A10-6800K, & A10-6790K agan berkesempatan untuk dapetin 1 game ori gratis yakni Thief, Murdered, atau Sniper Elite 3. Namun persediaan kupon terbatas ya gan dan hanya bisa ditukar hingga Oktober 2014.


Jadi kesimpulan ane kenapa ane rekomen APU AMD buat agan-agan yang mau rakit PC:

Selain lebih ekonomis karena agan ga diharuskan untuk beli VGA terpisah, agan juga bisa mengupayakan untuk penghematan daya listrik saat menggunakan PC dengan adanya teknologi CTDP. Agan juga bisa menikmati teknologi plus plus lainnya seperti Mantle, TrueAudio, HSA, yang bisa lebih meningkatkan performa PC dalam menjalankan aplikasi berat seperti saat gaming.

Ditambah dengan bonus game setiap pembelian, dengan keuntungan yang berlipat-lipat, pastinya agan ga bakalan ngerasa rugi ngeluarin duit buat beli APU canggih AMD ini. Dari segi harga, dibanding agan beli CPU plus VGA terpisah, untuk A10-7800 hanya kena harga sekitar 1,8jt, A8-7600 sekitar 1,2jt dan yang paling murah A6-7400K dibandrol dengan harga 900ribuan. Pas banget untuk agan yang ingin rakit PC berkualitas dengan budget terbatas.

Sumber
Read more ...

FBI Warns Of Possible Cyber Retaliation in Response to Airstrikes in Iraq and Syria



No specific threats have been formulated by attackers

As a result of military actions taken against Iraq and Syria, the FBI notifies of a potential cyber response from the ISIS (Islamic State of Iraq and al-Shams) group and its supporters.
The group is also known as the Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) and the Islamic State (IS).

At the moment there is no information about hacktivist groups supporting the ISIS ideology preparing for such activity, so the document from the FBI Cyber Division is a cautionary one.

The file is aimed at private industry and law enforcement and has at its origin intelligence gathered from social media platforms, Twitter included, since the beginning of the year.

Document takes into consideration threats since the beginning of the year

Although the threats are “nonspecific, and probably aspirational,” their iteration has been observed during the early month of September.

“As of early-September 2014, a British media outlet identified the hacker known as Aby Hussain Al Britani as a Syria-based ISIL fighter. Al Britani previously served a six-month sentence in the United Kingdom for hacking the e-mail account of former Prime Minister Tony Blair,” the FBI document says.

Furthermore, the Bureau noticed a tweet from user @Dawlamoon, instigating against Twitter employees, probably because the microblogging company took down several pro-ISIL accounts.

Fear of a cyber-attack under the current military conditions is not unfounded, as hacktivist groups and extremist cyber actors have targeted the websites of US organizations, commercial and governmental, in the past, as a response to military actions in the Middle-East or foreign policies for the region.

FBI provides possible attack types and mitigation preparation

The attacks could come under the form of cross-site scripting (XSS), Structured Query Language (SQL) and service disruption through DDoS (distributed denial-of-service) attempts.

The document provides instructions for defending against these types of attacks that could lead to infiltrating into sensitive areas of a company or organization in order to exfiltrate information and to identity theft.

Setting up or revising a data backup plan to store the data in secure locations so that it can be easily restored is first on the FBI list.

DDoS mitigation strategies are also recommended by the FBI, along with implementation of monitoring systems that can record the activity during a potential attack.

Phishing is known to be a powerful tool, especially in targeted attacks that leverage familiar information about the victim; as such, having employees capable of detecting a fraudulent email is particularly important.

Apart from these, the Bureau advises using encryption for sensitive data, implementing strong passwords that are changed on a regular basis, network monitoring and establishing “a relationship with local law enforcement and participate in IT security information sharing groups for early warnings of threats.”
Read more ...

McAfee Stinger 12.1.0.1120


Handy stand-alone software solution that can detect then clean a wide range of viruses and other types of malware, without slowing down the PC

last updated on : September 30th, 2014, 9:48 GMT
file size : 10.5 MB
price : FREE!
developed by : McAfee
license type : Freeware
operating system(s) : Windows All

McAfee Stinger is a portable and free application designed to remove malware-infected files from the computer. It scans the hard disk on demand and detects viruses, rootkits, Trojans, worms, and other e-threats.

Portability advantages

Since there is no setup pack involved, you can drop the executable file anywhere on the hard disk and launch the tool immediately. There is also the possibility to save McAfee Stinger to a pen drive and scan any suspicious computer without installing anything else.

Just keep in mind that the storage device shouldn't be read-only, since the app automatically creates some files when it's running, such as logs with statistics for each scan. An important aspect worth taking into account is that, unlike most installers, McAfee Stinger does not modify Windows registry settings.

Clean and intuitive interface

The GUI is user-friendly, made from a regular window with a neatly organized layout. By default, the application looks only into system areas where viruses are known to hide, such as program files and the Windows directory. However, you may customize the scan and reduce its duration by handpicking a drive or directory.

Identifies and quarantines malware

During scanning you can view the currently verified file, scan time and total files scanned, along with found and cleaned threats. Any suspicions are sent to the quarantine, where you can decide whether to keep or remove the files in question. Log details may be examined in separate files. It is possible to modify the quarantine's default location and include all scanned files in logs.

Evaluation and conclusion

The tool uses moderate RAM and low CPU during scanning, which may take a while, depending on the target's size. However, we have come across some issues in our tests. McAfee Stinger wouldn't take into account the custom locations we assigned for scanning, and kept running in default mode instead.

Nevertheless, users are welcomed to try McAfee Stinger for themselves and figure out if it's a suitable on-demand virus scanner for them. Just keep in mind that it does not provide real-time protection against malware, so you still have to install an all-round antivirus application to keep the PC safe at all times.

Reviewed by on July 11th, 2014


Read more ...